Masalah Keuangan? Apa solusinya?

Oleh : Taufik Hidayat
Founder QIF (Quantum Islamic Financial)

Download E-Book Gratis

 

Ketika kita mengalami masalah keuangan, seringkali yang menjadi solusi adalah berhutang. Ternyata justru hutang bukan menjadi sebuah solusi, malah kita akan semakin terjebak di dalamnya. Inilah solusi yang salah, saya katakan salah. Kenapa salah ?

 

Saat seseorang yang sedang mengalami masalah keuangan, jika dia berhutang maka hutang itu akan menjadi beban baru baginya. Yakni beban untuk mengembalikan pinjamannya. Secara logika, ini adalah cara yang gak masuk akal. Sudah gak punya uang, eh malah dapat tambahan beban untuk mengembalikan uang. Hehe… gimana ya cara mengembalikan pinjamannya? wong dia aja gak ada uang! Inilah cikal bakal lahirnya “Gali Lubang Tutup Lubang”.

Lalu bagaimana solusinya dalam islam ? bagaimana sih solusi yang telah di ajarkan Rasul?

Sahabat nabi ini mengalami masalah keuangan karena tidak bisa menafkahi keluarganya. Lalu beliau mengadu kepada Rasulullah. Apa solusi Rasulullah ? Apakah rasul meminjamkan uang? Apakah rasul memberinya sedekah ?

Berikut adalah kisah selengkapnya.

Dengan langkah gontai, laki-laki itu datang menghadap Rasulullah. Ia sedang didera problem finansial. Tak bisa memberikan nafkah kepada keluarganya. Bahkan hari itu ia tidak memiliki uang sepeserpun.

Dengan penuh kasih, Rasulullah mendengarkan keluhan orang itu. Lantas beliau bertanya, apakah ia punya sesuatu untuk dijual. “Saya punya kain untuk selimut dan cangkir untuk minum ya Rasulullah,” jawab laki-laki itu.

Rasulullah pun kemudian melelang dua barang itu. “Saya mau membelinya satu dirham ya Rasulullah,” kata salah seorang sahabat. “Adakah yang mau membelinya dua atau tiga dirham?” Inilah lelang pertama dalam Islam. Dan lelang itu dimenangkan oleh seorang sahabat lainnya. “Saya mau membelinya dua dirham”

Rasulullah memberikan hasil lelang itu kepada laki-laki tersebut. “Yang satu dirham engkau belikan makanan untuk keluargamu, yang satu dirham kau belikan kapak. Lalu kembalilah ke sini.”

Setelah membelikan makanan untuk keluarganya, laki-laki itu datang kembali kepada Rasulullah dengan sebilah kapak di tangannya. “Nah, sekarang carilah kayu bakar dengan kapak itu”. Demikian kira-kira nasehat Rasulullah. Hingga beberapa hari kemudian, laki-laki itu kembali menghadap Rasulullah dan melaporkan bahwa ia telah mendapatkan 10 dirham dari usahanya. Ia tak lagi kekurangan uang untuk menafkahi keluarganya.

(HR.Abu Dawud, An-Nasa’i dan Ibnu Majah)

 

Dari kisah diatas, ternyata Rasul memberikan solusi kepada laki-laki itu untuk bekerja, berusaha, berdagang, berbisnis atau berjualan. Nah, ternyata ini adalah cara yang ampuh untuk membuat kita terbebas dari masalah keuangan. Ditambah lagi, hasil usahanya disedekahkan! Wahh!! Dahsyat!!! Usaha ditambah Sedekah maka rezekinya akan berlipat ganda.

Nah, cara inilah yang mesti kita ketahui dan pahami serta kita praktekkan bagi keluarga-keluarga yang sedang mengalami masalah keuangan.

Ingat! BUKAN HUTANG yang menjadi solusi! Akan tetapi BEKERJA dan BERSEDEKAH.

Allahua’lambishshowab.

Kisah di atas adalah salah satu bagian dari konsep Quantum Financial Nabawiyah yang di ajarkan dalam Workshop Quantum Islamic Financial (QIF). Sebuah konsep bagaimana mengelola manajemen keuangan keluarga muslim berdasarkan Al-Qur’an dan Hadits serta didukung dengan sebuah aplikasi pencatatan keuangan sederhana berbasis excel.

Informasi Pendaftaran & Investasi workshop
Contact / WA : 0857-8230-5295 , 0878-0816-8365 ( Eva )
Email : office.quantumislamicfinancial@gmail.com

Written by 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *